Demplot Tanaman Jeruk di Kabupaten Simalungun
05 Maret 2013  16:25:20 WIB

Usai pertemuan dengan kelompok tani di Purba Hinalang Februari lalu,kami diajak untuk berkunjung kekebun di Jumatongah Simpang Cingkes,Desa Nagori Purbatua Barung Kecamatan Silimakuta,Kabupaten Simalungun.Dilahan tersebut telah ditanam sekitar 950 pohon Jeruk dan 100 pohon Kopi.Jeruk Madu Siam di kebun Bapak Henrikus Munthe rata rata berusia diatas 10 tahun dan selama itu pulalah tanaman dan tanah disekitarnya mendapat asupan pupuk kimia secara terus menerus!!,ujarnya singkat.

Dalam sebuah diskusi sekitar September tahun lalu, atas undangan dari manajemen PT Mitra Andalanta Jakarta selaku Distributor Utama Pupuk Organik Cair Tabur Mas,mulailah dia menyadari bahwa bercocok tanam harus menganut kesetaraan dan keseimbangan agar kelangsungan hidup dapat berlangsung dengan baik dan pake pupuk organik bukan menjadi kewajiban tetapi harus menjadi tanggungjawab!! dengan mimik serius ketika mendekati pintu masuk ke kebunnya. Usai panen sekitar Nopember 2012 lalu seluruh tanaman Jeruk Madu Siam diberi pupuk kandang sekitar 50 - 70 kilogram per pohonnya dan selang beberapa minggu tanaman (batang,daun) dan pupuk kandang tersebut disemprotkan larutan Pupuk Organik Cair Tabur Mas dengan aplikasi 10 tutup botol + air ukuran tangki sprayer 14 liter dengan rutin dan teratur setiap 10 hari sekali. Dari perlakuan selama itu,ketika kami diajak berkeliling  kebun terlihat nyata dampak pertumbuhannya. Daun muda tumbuh banyak dan ukurannya lebih besar serta batang kelihatan agak bersih."Aku mengundang manajemen Mitra Andalanta untuk datang lagi berkunjung kesini sekitar bulan Juni/Juli yang akan datang..dan aku yakin pula bahwa panen tahun ini pasti meningkat,berkat Tabur Mas ...ujarnya mengakhiri pembicaraan dan menghantarkan kami menuju mobil untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Medan.